Jumat, 21 November 2008

Disiplin berawal dari kebiasaan

Sebagai orang tua tentu ingin sekali memiliki anak yang disiplin, tapi bingung bagaimana menerapkannya ke anak. Disiplin tidaklah selamanya identik dengan kemarahan, bentakan ya tergantung bagaimana pendekatan yang orang tua berikan. Kalau penerapan disiplin dengan gaya militer bagaimana hasilnya nanti?

Mengajari anak disiplin bisa melalui kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua mengharuskan anak cuci kaki dan menyikat gigi sebelum tidur, yang kita inginkan bukannya semata-mata gigi anak akan bagus nantinya atau kaki anak akan bersih, karena ini adalah tujuan jangka pendeknya, tapi yang kita inginkan adalah bagaimana anak ini memandang hidupnya di masa depan, yang membuat masa depannya hitam atau putih adalah anak sendiri, orang tua hanya mengarahkan dan bukan memaksakan.

Mulailah menerapkan disiplin dengan kebiasaan, jika sudah menjadi kebiasaan maka anak akan merasa ada yang kurang jika tidak melakukannya. Hilangkan image bahwa disiplin identik dengan bentakan dan paksaan tapi dengan kebiasaan lambat laun akan timbul kesadaran sendiri untuk menerapkan kebiasaan yang telah dikerjakan. Dari kebiasaan ini akan terbentuk pola pikir dan bagaimana si anak memandang hidupnya.